TM08 [itb] NongkronG - NanGkring

Fourm Diskusi dan Sharing - Sharing Info Angkatan 2008 dan Teknik Perminyakan

Coming Soon, FORMAL, FORang MALam2..spesial buat TEknik Perminyakan 2008
"Semua impian kita dapat menjadi nyata, jika kita memiliki keberanian untuk mengejarnya"
" Kami Dekat Karena Satu Hati, Satu Visi. Bergerak Maju Untuk Membangun Indonesia"

December 2016

MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Calendar Calendar

Latest topics

» [HOT INFO] Workshop dari schlumberger TERBATASSSSS!!!
Sun Jun 20, 2010 10:20 pm by 12208001

» Kalender Pendidikan 2010-2011
Sun Jun 13, 2010 8:03 pm by adi

» BOY, LIST FILM YANG GW PUNYA!!!
Wed Jun 02, 2010 12:24 am by kunkun08

» ajang junk kaya sinetron kita
Tue Jun 01, 2010 8:34 pm by Ihsan_08069

» [Playoff]Boston Celtics makin panik
Mon May 31, 2010 7:58 pm by adi

» [Playoff]Lakers menangkan game ke-5
Sat May 29, 2010 5:46 am by adi

» WAJIB DIBACA!
Tue May 25, 2010 10:27 am by ocha

» musik indie only
Mon May 24, 2010 9:15 pm by cumi_burayut

» Beasiswa pertukaran pelajar
Mon May 24, 2010 8:22 pm by adi

Kurs Rupiah Hari Ini

Jadwal Shalat Bandung dan sekitarnya


    Optimalisasi Produksi SUmur Migas (maaf Wan ane repost lagi kalo iwan udah tau tentang ini,,hehe)

    Share

    Admin
    Admin

    Posts : 92
    Cendol (Indeks Prestasi) : 0
    Join date : 2010-05-08
    20100509

    Optimalisasi Produksi SUmur Migas (maaf Wan ane repost lagi kalo iwan udah tau tentang ini,,hehe)

    Post by Admin

    ENHANCE OIL RECOVERY


    Akibat penurunan produksi minyak dan gas bumi dalam sumur produksi perlu dilakukan EOR untuk menjaga tingkat produksi sumur minyak dan gas agar tetap stabil.


    EOR merupakan teknik lanjutan untuk mengangkat minyak jika berbagai teknik dasar sudah dilakukan tetapi hasilnya tidak seperti yang diharapkan atau tidak ekonomis. Ada tiga macam teknik EOR yang umum:

    1. Teknik termal: menginjeksikan fluida bertemperatur tinggi ke dalam formasi untuk menurunkan viskositas minyak sehingga mudah mengalir. Dengan menginjeksikan fluida tersebut, juga diharapkan tekanan reservoir akan naik dan minyak akan terdorong ke arah sumur produksi. Merupakan teknik EOR yang paling popular. Seringnya menggunakan air panas (water injection) atau uap air (steam injection).

    2. Teknik chemical: menginjeksikan bahan kimia berupa surfactant atau bahan polimer untuk mengubah properti fisika dari minyak ataupun fluida yang dipindahkan. Hasilnya, minyak dapat lebih mudah mengalir.

    3. Proses miscible: menginjeksikan fluida pendorong yang akan bercampur dengan minyak untuk lalu diproduksi. Fluida yang digunakan misalnya larutan hidrokarbon, gas hidrokarbon, CO2 ataupun gas nitrogen.


    ARTIFICIAL LIFT


    Artificial lift adalah metode untuk mengangkat hidrokarbon, umumnya minyak bumi, dari dalam sumur ke atas permukaan. Ini biasanya dikarenakan tekanan reservoirnya tidak cukup tinggi untuk mendorong minyak sampai ke atas ataupun tidak ekonomis jika mengalir secara alamiah.


    Artificial lift umumnya terdiri dari lima macam yang digolongkan menurut jenis peralatannya.

    Pertama adalah yang disebut subsurface electrical pumping, menggunakan pompa sentrifugal bertingkat yang digerakan oleh motor listrik dan dipasang jauh di dalam sumur.

    Yang kedua adalah sistem gas lifting, menginjeksikan gas (umumnya gas alam) ke dalam kolom minyak di dalam sumur sehingga berat minyak menjadi lebih ringan dan lebih mampu mengalir sampai ke permukaan.

    Teknik ketiga dengan menggunakan pompa elektrikal-mekanikal yang dipasang di permukaan yang umum disebut sucker rod pumping atau juga beam pump. Menggunakan prinsip katup searah (check valve), pompa ini akan mengangkat fluida formasi ke permukaan. Karena pergerakannya naik turun seperti mengangguk, pompa ini terkenal juga dengan julukan pompa angguk.

    Metode keempat disebut sistem jet pump. Fluida dipompakan ke dalam sumur bertekanan tinggi lalu disemprotkan lewat nosel ke dalam kolom minyak. Melewati lubang nosel, fluida ini akan bertambah kecepatan dan energi kinetiknya sehingga mampu mendorong minyak sampai ke permukaan.

    Terakhir, sistem yang memakai progressive cavity pump (sejenis dengan mud motor). Pompa dipasang di dalam sumur tetapi motor dipasang di permukaan. Keduanya dihubungkan dengan batang baja yang disebut sucker rod.


    MENGENAL PERFORASI DALAM SUMUR


    Perforasi (perforating) adalah proses pelubangan dinding sumur (casing dan lapisan semen) sehingga sumur dapat berkomunikasi dengan formasi. Minyak atau gas bumi dapat mengalir ke dalam sumur melalui lubang perforasi ini.

    Perforating gun yang berisi beberapa shaped-charges diturunkan ke dalam sumur sampai ke kedalaman formasi yang dituju. Shaped-charges ini kemudian diledakan dan menghasilkan semacam semburan jet campuran fluida cair dan gas dari bahan metal bertekanan tinggi (jutaan psi) dan kecepatan tinggi (7000m/s) yang mampu menembus casing baja dan lapisan semen. Semua proses ini terjadi dalam waktu yang sangat singkat (17s).

    Perforasi dapat dilakukan secara elektrikal dengan menggunakan peralatan logging atau juga secara mekanikal lewat tubing (TCP-Tubing Conveyed Perforations).

    sumber : m-darajat.blogspot.com
    Share this post on: Excite BookmarksDiggRedditDel.icio.usGoogleLiveSlashdotNetscapeTechnoratiStumbleUponNewsvineFurlYahooSmarking


      Current date/time is Thu Dec 08, 2016 4:50 pm